Mekanisme dan Ketentuan PPDB SMKN 1 Kuta Selatan 2019/2020

  • 24 Mei 2019
  • 06:01 WITA
Mekanisme dan Ketentuan PPDB SMKN 1 Kuta Selatan 2019/2020 berdasarkan Permendikbud No. 51 Tahun 2018
 
PERSYARATAN UMUM CALON PESERTA DIDIK BARU SMK
 
1. Berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada 1 Juli 2019
2. Kartu Keluarga yang diterbitkan paling singkat 6 (enam) bulan sebelum pelaksanaan PPDB atau dapat diganti dengan surat pernyataan keterangan domisili dari orang tua/wali dilegalisir kepala dusun dan kepala desa/lurah setempat yang menyatakan bahwa peserta didik yang bersangkutan telah berdomisili paling singkat 6 (enam) bulan sejak diterbitkannya surat keterangan domisili
3. Melampirkan Surat Pernyataan Orang Tua/Wali Murid bermaterai Rp.6000 bahwa semua dokumen yang dilampirkan adalah benar, dan apabila terbukti tidak benar bersedia diproses secara hokum serta dikeluarkan dari sekolah
 

KETENTUAN SERTIFIKAT PRESTASI

  • Sertifikat Internasional, minimal diikuti peserta asal dua Negara dengan melampirkan daftar pendukung asal peserta.
  • Sertifikat Nasional, minimal diikuti peserta asal lima Provinsi, dengan melampirkan daftar pendukung asal peserta.
  • Sertifikat Provinsi minimal diikuti peserta asal lima kabupaten/kota  dengan melampirkan daftar pendukung asal peserta.
  • Apabila jumlah asal peserta tidak memenuhi syarat prestasi tingkat yang  ditetapkan maka diturunkan menjadi satu level dibawahnya
  • Sertifikat prestasi yang diakui berdasarkan 1 (satu) sertifikat nilai pembobotan prestasi tertinggi, dikecualikan sertifikat yang diperoleh secara berjenjang perlombaan/kejuaraan yang sama, nilai pembobotan ditambah bobot nilai sertifikat satu jenjang level dibawahnya;
  • Pembobotan nilai sertifikat prestasi, sebagai berikut :

JUARA 1

LEVEL Perorangan Duet/double/beregu
Internasional 100 97
Nasional 75 72
Provinsi 50 47
Kabupaten/Kota 25 22

JUARA 2

LEVEL Perorangan Duet/beregu
Internasional 95 92
Nasional 70 67
Provinsi 45 42
Kabupaten/Kota 20 17

JUARA 3

LEVEL Perorangan Duet/beregu
Internasional 90 87
Nasional 65 62
Provinsi 40 37
Kabupaten/Kota 15 12

HARAPAN

LEVEL Perorangan Duet/Beregu
Internasional 85 82
Nasional 60 57
Provinsi 35 32
Kabupaten/kota 10 7
 
KETENTUAN JALUR REGULER (SMK)
 
Seleksi dengan nilai UN dan sertifikat prestasi hasil perlombaan dan/atau penghargaan di bidang akademik maupun non akademik pada tingkat internasional, tingkat nasional, tingkat provinsi, dan/atau tingkat kabupaten/kota, dengan Nilai Akhir merupakan jumlah nilai UN (60%) dan pembobotan sertifikat juara (40%);
 
Dalam hal hasil UN, dan pembobotan sertifikat sama, diprioritaskan calon peserta didik yang berdomisili pada wilayah kabupaten/kota yang sama dengan SMK yang bersangkutan dan mendaftar lebih awal;
 
Untuk keahlian Farmasi dan Kelompok Teknologi melampirkan surat keterangan dokter yang menyatakan tidak menyandang buta warna;
 
Jalur reguler termasuk kuota bagi peserta didik dari Banjar Adat/Desa Adat/Desa Pekraman/Pihak lainnya yang mempunyai ikatan perjanjian dengan pihak sekolah terkait pemanfaatan aset milik Banjar Adat/Desa Adat/Desa Pekraman/Pihak lainnya untuk kepentingan sekolah, peserta didik dari keluarga tidak mampu dan/atau anak penyandang disabilitas pada Sekolah yang menyelenggarakan layanan inklusif;
 
Prioritas penerimaan sesuai urutan : peserta didik dari Banjar Adat/Desa Adat/Desa Pekraman/Pihak lainnya yang mempunyai ikatan perjanjian dengan pihak sekolah, peserta didik dari keluarga tidak mampu, anak inklusi, dan seleksi dari nilai UN ditambah pembobotan sertifikat prestasi;
 
Peserta didik dari Banjar Adat/Desa Adat/Desa Pekraman/Pihak lainnya yang mempunyai ikatan perjanjian dengan pihak sekolah dibuktikan dengan Surat Rekomendasi dari Banjar Adat/Desa Adat/Desa Pekraman/Pihak lainnya, disertai dokumen ikatan perjanjian dan surat pernyataan kepala sekolah bahwa memang benar sekolah ada ikatan perjanjian  dengan  Banjar Adat/Desa Adat/Desa Pekraman/Pihak lainnya
 
Peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak  mampu  dibuktikan  dengan bukti keikutsertaan Peserta Didik dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah (Fotocopy Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)  / Kartu Perlindungan Sosial (KPS) / Kartu Keluarga Harapan (KKH) / Kartu Indonesia Pintar (KIP) / Kartu Indonesia Sehat (BPJS KIS) Penerima Bantuan Iuran dari Pemerintah Pusat
 
Prioritas penerimaan diperuntukan bagi peserta didik dari Banjar Adat/Desa Adat/Desa Pekraman/Pihak lainnya, keluarga tidak mampu, dan anak inklusi.
 
TATA CARA / ALUR PENDAFTARAN
 
JALUR REGULER SMK
 
1. Calon peserta didik lulusan Provinsi Bali tahun 2019
Melakukan pengajuan pendaftaran online dengan mengakses pada lama PPDB Online Provinsi Bali.
Calon peserta didik melakukan proses pengajuan pendaftaran online dengan melengkapi biodata siswa dan memilih sekolah pilihan;
Kemudian calon peserta didik melakukan cetak tanda bukti pengajuan pendaftaran yang nantinya akan digunakan sebagai bukti pada saat verifikasi pendaftaran.
Verifikasi Pendaftaran :
Verifikasi pendaftaran dilakukan di sekolah pilihan calon peserta didik;
Verifikasi Pendaftaran dilakukan dengan membawa :
- Fotocopy Ijasah/SHUN/Surat Keterangan Lulus;
- Fotocopy KK
- Surat Pernyataan Keterangan Domisili (untuk yang menggunakan domisili)
- Fotocopy Akta Kelahiran
- Fotocopy Sertifikat Juara bagi yang mempunyai (dilegalisir instansi penyelenggara/instansi pengirim)
- Fotocopy Nomor Peserta Ujian
- Surat Pernyataan Orang Tua/Wali Murid
- Surat keterangan Dokter yang menyatakan tidak menyandang buta warna (untuk Keahlian Farmasi dan Kelompok Teknologi)
- Fotocopy tanda bukti Pengajuan Pendaftaran Online;
dalam rangkap 1, dengan memperlihatkan aslinya)
Verfikasi berkas administrasi pendaftaran dilakukan oleh panitia di sekolah;
Setelah panitia melakukan proses verifikasi, operator menginput bobot prestasi bagi peserta yang memiliki dan melakukan validasi pendaftaran;
Calon peserta didik menerima cetak tanda bukti verifikasi pendaftaran.
 
Calon peserta didik lulusan luar Provinsi Bali dan lulusan sebelum tahun 2019.
Calon peserta didik melakukan pendaftaran dengan datang langsung ke sekolah yang dipilih, dengan membawa bahan kelengkapan  yang  sama,  dan    ditambah  Surat  Keterangan/Rekomendasi  Pindah  Sekolah  dari  Kepala  Sekolah  Asal disahkan Dinas Pendidikan setingkat Kabupaten/Kota
 
2. Anak dari Banjar Adat/Desa Adat/Desa Pekraman
Anak dari Banjar Adat/Desa Adat/Desa Pekraman/Pihak Lainnya
Alur proses pendaftaran dengan cara pendaftaran datang langsung ke sekolah secara kolektif, dengan membawa kelengkapan :
- Fotocopy Ijasah/SHUN/Surat Keterangan Lulus;
- Fotocopy KK
- Fotocopy Akta Kelahiran
- Fotocopy Nomor Peserta Ujian
- Surat Pernyataan Orang Tua/Wali Murid
- Surat keterangan Dokter yang menyatakan tidak menyandang buta warna (untuk Keahlian Farmasi dan Kelompok Teknologi)
- Surat Rekomendasi dari Banjar Adat/Desa Pekraman, disertai dokumen ikatan perjanjian, dan surat pernyataan kepala sekolah bahwa memang benar sekolah ada ikatan perjanjian dengan Banjar Adat /Desa Pekraman.
(dalam rangkap 1, dengan memperlihatkan aslinya)
Verfikasi berkas administrasi pendaftaran dilakukan oleh panitia di sekolah;
Setelah panitia melakukan proses verifikasi, operator menginput data peserta dan melakukan validasi pendaftaran;
Calon peserta didik menerima cetak tanda bukti verifikasi pendaftaran;
 
3. Peserta Didik Keluarga Tidak Mampu
 
Calon peserta didik melakukan proses pendaftaran dengan cara datang langsung ke sekolah pilihan, dengan membawa kelengkapan :
- Fotocopy Ijasah/SHUN/Surat Keterangan Lulus;
- Fotocopy KK
- Surat Penyataan Keterangan Domisili (untuk yang menggunakan domisili)
- Fotocopy Akta Kelahiran
- Fotocopy Nomor Peserta Ujian
- Fotocopy Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) / Kartu Perlindungan Sosial (KPS) / Kartu Keluarga Harapan (KKH) / Kartu Indonesia Pintar (KIP) / Kartu Indonesia Sehat (BPJS KIS) Penerima Bantuan Iuran dari Pemerintah Pusat
- Surat keterangan Dokter yang menyatakan tidak menyandang buta warna (untuk Keahlian Farmasi dan Kelompok Teknologi)
- Surat Pernyataan Orang Tua/Wali Murid
(dalam rangkap 1, dengan memperlihatkan aslinya)
Verfikasi berkas administrasi pendaftaran dilakukan oleh panitia di sekolah;
Setelah panitia melakukan proses verifikasi, operator menginput data peserta dan melakukan validasi pendaftaran;
 
PILIHAN SEKOLAH
 
JALUR REGULER
Calon peserta didik dapat melakukan pilihan maksimal 3 (tiga) sekolah dengan maksimal 6 (enam) Kompetensi Keahlian
Calon peserta didik hanya melakukan 1 kali proses pendaftaran, dan tidak dapat mengubah pilihan sekolah
 
ANAK DARI BANJAR ADAT/DESA ADAT/DESA PEKRAMAN
Calon peserta didik hanya dapat melakukan pilihan 1 (satu) sekolah dengan 1 Kompetensi Keahlian
Calon peserta didik hanya melakukan 1 kali proses pendaftaran, dan tidak dapat mengubah pilihan sekolah
 
ANAK KELUARGA KURANG MAMPU
Calon peserta didik hanya dapat melakukan pilihan 1 (satu) sekolah dengan 1 Kompetensi Keahlian
Calon peserta didik hanya melakukan 1 kali proses pendaftaran, dan tidak dapat mengubah pilihan sekolah
 
ANAK INKLUSI
Calon peserta didik hanya dapat melakukan pilihan 1 (satu) sekolah dengan 1 Kompetensi Keahlian
Calon peserta didik hanya melakukan 1 kali proses pendaftaran, dan tidak dapat mengubah pilihan sekolah
 
DASAR SELEKSI SMK
➢ Seleksi dilakukan dengan nilai UN dan pembobotan sertifikat prestasi hasil perlombaan dan/atau penghargaan di bidang akademik maupun non akademik sesuai dengan bakat minat pada tingkat internasional, nasional, provinsi dan/atau tingkat kabupaten/kota
➢ Nilai akhir merupakan jumlah nilai UN (60%) dan pembobotan sertifikat juara (40%)
➢ Dalam hal hasil UN, dan pembobotan sertifikat sama, diprioritaskan calon peserta didik yang berdomisili pada wilayah kabupaten/kota yang sama dengan SMK yang bersangkutan dan yang mendaftar lebih awal
➢ Peserta didik dari keluarga tidak mampu dan peserta didik dari banjar Adat/Desa Adat/Desa Pekraman/Pihak lainnya seleksi berdasarkan kesesuaian persyaratan administrasi
➢ Prioritas penerimaan diperuntukkan bagi peserta didik dari banjar Adat/Desa Adat/Desa Pekraman/Pihak lainnya, keluarga tidak mampu, anak inklusi, dan regular dengan Nilai Akhir merupakan jumlah nilai UN (60%) dan pembobotan sertifikat juara (40%)
 
WAKTU PELAKSANAAN
Pendaftaran 
tgl 28 Juni – 3 Juli 2019 (dibuka pkl. 08.00, ditutup pkl. 12.00 Wita)
 
Verifikasi 
tgl 28 Juni – 3 Juli 2019 (Pkl 08.00 s.d 14.00 Wita)
 
Perangkingan 
tgl 4 Juli 2019
 
Pengumuman 
tgl 5 Juli 2019
 
Pendaftaran kembali 
tgl 8 – 11 juli 2019 (Pkl 08.00 s.d 14.00 Wita)
 
Bagi peserta didik yang telah dinyatakan diterima wajib melakukan pendaftaran kembali dan apabila tidak melakukan pendaftaran kembali sesuai waktu yang telah ditentukan dianggap gugur.
 
 
KETENTUAN LAINNYA
 
1) Bagi Peserta Didik Baru selain melakukan pilihan SMA/SMK Negeri, juga melakukan pilihan alternatif SMA/SMK swasta
2) Peserta Didik Baru yang tidak tertampung di sekolah pilihannya akan disalurkan ke sekolah negeri maupun swasta terdekat yang masih tersedia daya tampung;
3) Untuk SMA / SMK Negeri Bali Mandara dan SLB proses PPDB dilaksanakan dengan ketentuan khusus yang dikoordinir oleh Dinas Pendidikan Provinsi Bali.
4) Bagi Sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat penerimaan calon peserta didik baru diatur oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada ketentuan yang berlaku;
5) Dinas Pendidikan Provinsi Bali mengkoordinasikan dan memantau tahapan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru;
6) Dalam tahapan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru, satuan pendidikan mengikutsertakan komite sekolah;
 
DOWNLOAD LAMPIRAN :

Komentar

Berita Lainnya

Drs. I Nyoman Supartha, M.Pd
NIP: 19661129 199512 1 003